Haii, aku bawain cerpen nih! Hitung-hitung untuk
menghibur lah hihiihi. Baca ya! Enjoy!
**
Dentingan nada-nada
dari grand piano putih yang melantunkan lagu Move On dari Bruno Mars di iringi
suara merdu gadis itu, sungguh menyayat hati.
**
Whooo Whoooo
How do I end up in the same old place,
Faced again with the same mistakes,
So stubborn thinking I know what is right,
But life proves me wrong everytime,
Taking roads that lead me nowhere,
How do I expect to get there,
But when, oh when will I learn to just put you first.
I come to you now when I need you,
But why do I wait to come see you,
I always try to do this on my own
But I was wrong cause only with you can I move on.
Can I move on.
Oh
When I am weak it's you that makes me strong,
And I know that you've been with me all along,
So many times I begin to close my eyes and listen to my heart,
With you life is so easy why do I make it hard,
Oh taking roads that lead me nowhere how do I expect to get there when will I
Learn to just put you first.
Hey!
I come to you now when I need you,
But why do I wait to come see you,
I always try to do this on my own
But I was wrong cause only with you can I move on.
I get out of my own way, let you have your way.
Cause I realize I'm no good on my own,
I'm there for you, I'll serve for you
I can't live without you. Noooo
I come to you now when I need you, why do I wait to come see you,
I always try to do this on my own but I was wrong, I was wrong, I was wrong.
With only you, only you, with only you.
Can I move on, can I move on, can I move on...
How do I end up in the same old place,
Faced again with the same mistakes,
So stubborn thinking I know what is right,
But life proves me wrong everytime,
Taking roads that lead me nowhere,
How do I expect to get there,
But when, oh when will I learn to just put you first.
I come to you now when I need you,
But why do I wait to come see you,
I always try to do this on my own
But I was wrong cause only with you can I move on.
Can I move on.
Oh
When I am weak it's you that makes me strong,
And I know that you've been with me all along,
So many times I begin to close my eyes and listen to my heart,
With you life is so easy why do I make it hard,
Oh taking roads that lead me nowhere how do I expect to get there when will I
Learn to just put you first.
Hey!
I come to you now when I need you,
But why do I wait to come see you,
I always try to do this on my own
But I was wrong cause only with you can I move on.
I get out of my own way, let you have your way.
Cause I realize I'm no good on my own,
I'm there for you, I'll serve for you
I can't live without you. Noooo
I come to you now when I need you, why do I wait to come see you,
I always try to do this on my own but I was wrong, I was wrong, I was wrong.
With only you, only you, with only you.
Can I move on, can I move on, can I move on...
**
Akhirnya gadis itu berhasil menyelesaikan lagu itu
dengan baik. Dan ia segera mengusap wajahnya dengan kedua tangannya. Kalau
dilihat, gadis itu sih kayaknya lagi galau..
Ke esokan harinya.
Gadis itu dengan tenang berjalan di sekolah
tercintanya. Rexy International School atau disingkat RIS.
Menggunakan seragam
rok abu-abu, dengan kemeja putih, dan rompi berwarna hitam kotak-kotak, yang
merupakan ciri khas RIS. Dengan kaus kaki putih sedikit di bawah lutut dan
sepatu sneakers berwarna merah maroon. Di punggung nya terdapat tas bermerk
jansport berwarna merah maroon.
Dengan bane
nama di rompi bagian dada sebelah kanan, yang bertuliskan nama gadis itu.
Alyssa Saufika Umari. Yah, gadis berbehel itu adalah
Alyssa. Atau bisa dipanggil Ify. Ia adalah penghuni kelas XI-IPA2 di RIS. Ia
memiliki satu adik laki-laki yang menghuni kelas X-IPA3 di RIS, juga. Ify
adalah anak yang sangat baik, ramah, di kenal banyak orang. Bagaimana tidak?
Prestasinya di bidang akademik sangat tidak diragukan lagi.
Dari kelas 1 SD, ia
selalu mendapat peringkat 1. Paling jelek juga peringkat 2. Dan prestasi non
akademiknya seperti juara piano se-nasional, dan kejuaraan menyanyi. Bakatnya
dalam bermusik tidak usah diragukan lagi.
“pagi viaa” sapanya kepada sahabat terbaiknya
sekaligus teman sebagkunya.
“pagi fy” sapa via balik. Dia Sivia Azizah, anak
pemilik yayasan RIS.
Via itu orangnya baik, cantik, tajir, perf deh. Dia pinter
dlm pelajaran dan pinter nyanyi. Tapi dia nggak sombong tuh.
Mereka pun curhat-curhatan ria, bergosip ria dan
ngobrol hal-hal cewek lah. Hingga akhirnya Bu Winda, guru killer bidang kimia
memasuki kelas. Dan sontak anak-anak yang tadinya berisik langsung diam.
Setelah 3 jam pelajaran akhirnya..
TEEEEEEEEEEEEETTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTT
Bel panjang berbunyi, dan itu artinya sudah memasuki
waktu istirahat.
Ify langsung melepas kuncir rambutnya. (tadi ia
dicepol ke atas karena gerah).
“Duile vii, penting amat yak ada kimia, otak gue
kelipet belajar gituan” sungut ify
“tau fy, bisa gila gue gara-gara kimia”
SKIP aja ya, ceritanya udah pulang sekolah
@rumah ify
Ify menghadap ke luar jendela nya. Lalu tersenyum
pedih.
“sudah satu tahun ya, akhirnya” lirih nya pelan
sambil menunduk. Sampai akhirnya matanya kembali ingin mengeluarkan air mata,
namun cepat-cepat di sekanya.
“gue nggak boleh nangis. Semangat fy” katanya
menyemangati diri sendiri sambil memandangi sosok yang berada di jendela
seberang. [ a.k.a tetangganya ]
Ya, ify sudah memiliki perasaan khusus terhadap
tetangga depan nya.
#FLASHBACK ON
*IFY POV*
Hari ini adalah hari senin. MONster DAY ya kan?.
Tepatnya tanggal 6 juli 2013. Segera ku menaiki mobil mama, untuk berangkat
menuju sekolah tercinta. Namun, sepertinya rumah depan sudah di huni. Tiba-tiba
ada seorang anak mengeluarkan cagiva hitamnya.
‘tetangga baru toh’ batin ify belum melihat orangnya
Dulu nya itu adalah rumah Alvin, tetangga lama ku.
Namun rumah itu sudah di jual, karena alvin dan keluarga harus pindah ke
Canada.
Saat aku mengangkat wajahku.... ‘GILAAA GANTENG
BANGET TUH ORANG’ batinku berteriak.
Haha ternyata aku mudah sekali ngefans
sama seseorang. Sampai akhirnya pertemuan singkat itu, membuatku sering
mencuri-curi pandang terhadap tetangga baru ku.
Nama? Ahh aku tidak tahu namanya, umurnya, kelas
berapa, bahkan sekolah dimana pun aku tidak tahu. Hah fans macam apa aku ini.
Seiring berjalannya waktu, aku selalu saja
mengaguminya. Hingga suatu saat..
--
*author POV*
Siang ini, rasanya cuaca panas sekali.rasanya ingin
deh ke minimart belakang rumah. Segera ify mengambil dompet serta iPhone dan
memasukkan ke kantung celana santai bermotif bunga-bunga selutut. Lalu segera
beranjak ke minimart
@mini mart
Setelah memasukkan 2 botol minuman dan 1 bar cokelat
kesukaannya ke kantung belanja, ia segera menuju kasir untuk membayar. Saat
ingin mengambil dompet, tanpa sengaja ia menabrak seseorang yang menyebabkan
keduanya jatuh
“AWW” rintih ify yang terjatuh
Ketika mereka berdua saling mengangkat wajah
“ELO?” pekik mereka berdua berbarengan.
“lo bukannya tetangga depan?” tanya ify
“he eh” jawabnya “eh ngobrolnya di cafe situ aja
yuk. Gak enak di sini” kata pemuda tersebut sambil
menunjuk cafe terdekat
Dan pemuda tersebut berjalan lalu di ikuti ify.
@cafe star
“mbak, chocolate milk shake dua ya” pesan pemuda itu
Dan mereka memulai pembicaraan
“engg, nama gue rio. Mario Stevano Aditya Haling. Lo
siapa?”
“ify, Alyssa
Saufika Umari” jawab ify cuek. Padahal dalam hatinya udah jedar jederr
sendiri.
“lo sekolah di mana? Kelas berapa?” tanya rio
“Rexy IS, kelas sebelas” jawab ify “lo dimana?”
lanjutnya
“Brench IS, kelas sebelas juga” jawab rio sambil
tersenyum manis
DEG
Ada desiran halus di hati ify saat melihat senyum
rio
“em fy, boleh gak kapan-kapan gue main ke rumah lo?”
tanya rio pelan. Takut ify marah
“yaaa boleh lah, kita kan tetanggaan, gue juga boleh
ya?” jawab dan tanya ify balik
“sip boleh” jawab rio
“eh yo, pulang yuk. Udah jam lima” ajak ify
“yuk” kata rio lalu langsung menarik tangan ku.
“ehh” ceplosku
“eh maaf fy, maaf” kata rio salting sambil menggaruk tengkuknya yang sama sekali
tidak gatal.
Dan sesampainya di komplek perumahan, rio dan ify
berpisah rumah.
@rumah
*Ify POV*
HAAAAHH GILA GANYANGKA BANGET BISA KAYAK GITU. Tapi
kok tadi rasanya kayak dagdigdug ya pas dia senyum ,apa jangan jangan......
AAAAA IFYYYYYYYYYYYYY
*Rio POV*
Sumpah ya, sampe kapan gue mesti nyembunyiin rasa
ini... OHMIGODDDDDD FYY TAU NGGA SIH
TADI ITU SENENG BANGET. SEJAK PERTAMA GUE TES DI RIS GUE UDAH JATUH CINTA SAMA
LO.. sayangnya gue nggak diterima di RIS... :--(
#FLASHBACK END
Dan sejak saat itulah, ify menjadi cinta kepada rio.
Hingga sekarang. Yah satu tahun sudah ify menyimpan perasaannya untuk rio.
Dan, tanpa ify ketahui Rio juga jatuh cinta pada
ify. Bahkan saat pandangan pertamanya..
#FLASHBACK ON
*Rio POV*
Ehm, guys. Hari ini tanggal 4 Maret. Gue bakal tes
di Rexy International School. Doain semoga keterima yah. Cus berangkat dulu ke
RIS.
@RIS
Eee, kayanya gue mesti ke toilet nih. Pengen pipis.
Bentar dulu yakkk.
Sesampainya gue di toilet, gue ngeliat cewek,
cantikkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk banget. Kayak bidadari.
Rambutnya, dibuat keriting gantung, dengan behel biru mudanya, dia jadi makin
perfect. Duh ,kayanya gue udah jatuh cinta pada pandangan pertama nih. Ehehe.
Yaudah buru-buru gue masuk ke toilet krn udah kebelet.
AHH RIO BEGO LUPA NANYA NAMANYAAAAA!!!!! Tau deh..
3 bulan kemudian.
*Author POV*
Ya gadis yang di cintai rio adalah ify.
Waahh, keliatannya persaingan ketat yang terjadi antara para murid-murid agar bisa masuk ke RIS. Namun, nampaknya rio tidak di terima, sedangkan ify di terima.
@kamar rio
“yah gue nggak di terima. Dia di terima nggak ya?”
kata rio pedih. Namun segera ia tersenyum lagi.
“Rioooo cepetan siap-siap, bentar lagi kita pindah”
teriak mama nya.
Ya ini adalah hari terakhirnya tinggal di rumahnya.
Ia akan pindah karena rumah barunya akan lebih dekat dari sekolah barunya yaitu
Brench International School. Mamanya memilihkan sekolah itu karena rio tidak
diterima di RIS.
@rumah baru rio
Yah, akhirnya sekarang ia sudah pindah. Ia cukup
takjub akan rumah barunya. Dengan kebun yang luas, dan halaman belakang yang
menyejukkan mata di tambah satu kolam renang besar di sana.
Rio terus-terusan memandangi rumah depannya.
Tetangga depannya tepatnya
‘siapa ya?’ batinnnya
DORRRR
Rio dikagetkan oleh ray, adik nya.
“kak ikut nggak kasih kue ke depan?” tanya ray polos
“najis lo, ngagetin begoooo” kesal rio sambil
menoyor ray
“AW SAKIT BEDON” teriak ray mengaduh kesakitan
sambil mengusap-usap jidatnya yang menjadi
sasaran toyoran rio.
“yaudah gue nganter kue ke depan, bye” kata ray lagi
lalu berjalan menuju rumah depan
@rumah depan
“LOH DEVA?” kaget ray.
“RAY??? Lo ngapain di sini?” tanya adik ify, deva.
“gue tetangga baru kalian hehe, ini ada kue. Di
terima yaa” kata ray ramah
“thankso ray, mau main?”
“nggak deh, mesti ke tetangga yang lain dulu”
“oke say”
“idih amit-amit lo, yaudah deh dep. Babai muach”
kata ray lalu langsung pergi sambil memberikan kiss bye ke deva. Deva hanya
bergidik ngeri menanggapinya.
Ray dan Deva adalah sahabat di sekolah mereka.
Mereka duduk sebangku.
Dan.. ya ada lah suatu hari saat ify kaget mengenai
tetangga barunya. Dan terjadilah kejadian di minimart itu.
#FLASHBACK END
Setelah melamun lama, sambil mengenang masa lalunya,
ify menuju grand pianonya dan langsung memainkannya sehingga menciptakan
nada-nada indah.
Remember the way you
made me feel
Such young love but
Something in me knew that it was real
Frozen in my head
Pictures I’m living through for now
Trying to remember all the good times
Our life was cutting through so loud
Memories are playing in my dull mind
I hate this part paper hearts
And I’ll hold a piece of yours
Don’t think I would just forget about it
Hoping that you won’t forget about it
Everything is gray under these skies
Wet mascara
Hiding every cloud under a smile
When there’s cameras
And I just can’t reach out to tell you
That I always wonder what you’re up to
Pictures I’m living through for now
Trying to remember all the good times
Our life was cutting through so loud
Memories are playing in my dull mind
I hate this part paper hearts
And I’ll hold a piece of yours
Don’t think I would just forget about it
Hoping that you won’t forget
I live through pictures as if I was right there by your side
But you’ll be good without me and if I could just give it some time
I’ll be alright
Goodbye love you flew right by love
Pictures I’m living through for now
Trying to remember all the good times
Our life was cutting through so loud
Memories are playing in my dull mind
I hate this part paper hearts
And I’ll hold a piece of yours
Don’t think I would just forget about it
Hoping that you won’t forget
Such young love but
Something in me knew that it was real
Frozen in my head
Pictures I’m living through for now
Trying to remember all the good times
Our life was cutting through so loud
Memories are playing in my dull mind
I hate this part paper hearts
And I’ll hold a piece of yours
Don’t think I would just forget about it
Hoping that you won’t forget about it
Everything is gray under these skies
Wet mascara
Hiding every cloud under a smile
When there’s cameras
And I just can’t reach out to tell you
That I always wonder what you’re up to
Pictures I’m living through for now
Trying to remember all the good times
Our life was cutting through so loud
Memories are playing in my dull mind
I hate this part paper hearts
And I’ll hold a piece of yours
Don’t think I would just forget about it
Hoping that you won’t forget
I live through pictures as if I was right there by your side
But you’ll be good without me and if I could just give it some time
I’ll be alright
Goodbye love you flew right by love
Pictures I’m living through for now
Trying to remember all the good times
Our life was cutting through so loud
Memories are playing in my dull mind
I hate this part paper hearts
And I’ll hold a piece of yours
Don’t think I would just forget about it
Hoping that you won’t forget
(PAPER HEARTS – TORI KELLY)
Setelah menyanyi kan lagu itu. Ify segera berbaring
di kasurnya. Mencoba menutup mata dan tidur. Tak sadar ada pemuda yang
mengintip di jendela depan. Ya, pemuda itu tak lain adalah rio.
*rio POV*
“ify maafff” lirihnya pelan sambil melihat ke luar
jendelanya. Di mana gadis yang tak lain adalah ify sedang bermain piano dan
meneteskan air matanya
“gue terlalu pengecut fy” gumam rio.
--
Sejak rio dan ify berkenalan di cafe, rio sering
main ke rumah ify, dan diterima baik oleh keluarga ify.
Sampai-sampai satpam
dan pembantu ify hafal sekali dengan rio dan mengira rio memiliki hubungan
terhadap majikan mereka. Begitu pula ify yang sering main ke rumah rio. Hanya
untuk belajar bersama (karena materi mereka sama), bermain PS bersama, maupun
memasak makanan bersama.
Namun saat gadis bernama Dea, yang datang ke
kehidupan rio. Ify mengira rio adalah PHP atau Pemberi Harapan Palsu. Karena
ify sering memergoki dea bermanja-manja kepada rio. Dan sejak itu pula hubungan
rio dan ify merenggang
--
Seminggu kemudian...........
Sore ini ify memilih diam saja di kamarnya sambil
memainkan games di iPhone nya.
Sampai-sampai
TING
One New Line Message
**LINE**
Mario Stevano = fy, gue tunggu di Cafe Frexy jam 7
**
Ify segera
bersiap-siap. Toh 30 menit lagi sudah jam 7. Kini ify menggunakan baju lengan
panjang berwarna biru muda, dengan rok selutut dan sepatu. Tak lupa rambutnya
di cepol ke atas. Dan membawa tas kecilnya.
Lalu segera beranjak ke Cafe Frexy
menggunakan jazz hitamnya.
@Cafe Rexy.
Ify sudah terheran-heran sendiri melihat cafe ini
begitu sepi. Padahal biasanya super duper rame. Segera saja ia memasuki cafe
tsb dengan santai. Ia sedikit kaget melihat lilin-lilin yang berjejer seperti
akan membawanya ke suatu tempat. Ia hanya mengikutinya. Dan sampailah ia ke
belakang cafe tersebut.
Matanya dibuat melebar ketika ia melihat spanduk
bertuliskan
I LOVE YOU, ALYSSA
Dengan di hiasi balon-balonn dan lilin-lilin.
Seketika satu nama terputar di otaknya
‘RIOO!!’ pekiknya dalam hati
Tiba-tiba matanya di tutup dari belakang oleh tangan
sesorang
Ify sempat
kaget lalu membalikkan badannya.
“Rio?!” kaget ify
“eh, iya fy.”
“ini lo semua yang bikin?” tanya ify
“iya fy, ini ungkapan hati gue.” Jawab rio sambil
menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
Lalu tiba-tiba rio bberlutut sambil menggenggam
kedua tangan ify
“eeeh” ceplos ify kaget
“ify, gue udah lama cinta sama lo, sejak ketemu di
toilet waktu mau tes masuk RIS. Lo nggak sadar kan?
Gue juga kaget waktu tau
kita tetangagaan. Dan gue seneng banget ternyata lo merespon gue dengan baik.
Hehe.Alyssa Saufika Umari, would you be my girl?” tanya rio menatap ify sambil
harap-harap cemas
“sorry yo, gue nggak bisa” jawab ify. Wajahnya
menunjukkan ekspresi menyesal
“haa?? Bener fy?” tanya rio lagi. Siapa tau
pendengarannya salah ketika di tolak ify
Ify hanya menganggukan kepalanya dua kali seperti
anak kecil.
Rio pun langsung menatap ify kecewa lalu pergi
begitu saja.
“TAPI BOONG” teriak ify lagi dan itu membuat rio
menghentikan langkahnya.
“m.m..maksud nya fy?” tanya rio bingung
“emm, itu yo.. gue..gue ng..nggak no..nol..nolak
l..lo” jawab ify gugup sedangkan wajah rrio berbinar-binar
“maksudnya lo nerima gue fy?’
“hmm”
“lo nerima gue?” tanya rio lagi
“hmmm” jawab ify kedua kalinya sambil
mengagguk-anggukan kepalanya
“kita pacaran fy?” tanya rio. Kini wajahnya sudah
cerah
“hmm”
“kita jadian fy???!?!?!?”
“IYA RIOOO” jawab ify sudah mulai kesal. Namun
sepertinya rio tidak menggubrisnya. Ia malah memeluk
ify
“IFYY THANKS BANGET. GUE SAYANG BANGET SAMA LO” kata
rio di pelukannya
Pipi ify pun sukses memerah mendengar perkataan rio.
Dan ify langsung membalas pelukan rio.
“love you” bisik rio di telinga ify.
“iya iya gue tau kok” jawab ify yang sebenarnya
malu.
END.
‘
‘
#PS: Sebenernya ini
kisah penulis sendiri loh HAHAHA:)