Haii, ini part 3 nya, besok tunggu part 4 nya ya!
**
ESOK
HARI
“aduhh
pak udin mendadak banget sih bilangnya, kan gue jadi telat” kata gadis berdagu
tirus itu kesal karena supir yang biasanya mengantar sekolah tiba-tiba mendadak pulang kampung karena istrinya sakit.
“ihh
mana gak ada ojek lewat lagi, dasar” umpatnya lagi
5 menit kemudian seseorang yang mengendarai cagiva hitam nya datang di depan ify
“cepetan
naikk fyy kalo lo gamau telat”
“loh
rio? Sejak kapan lo disitu?” kata ify kepada seseorang yang ternyata adalah rio
“yailah,
udahlah cepetan naik keburu telat niii” kata rio
“iya
deh” kata ify
@sekolah
“fy,
ntar pulang temenin gue ke gramed yuk, pengen beli komikk, yaa hehe” kata rio
“hah?
Yaudah deh sekalian gue mau beli majalah” kata ify tersenyum
“sip”
(pulang
sekolah @gramed)
“fy,
udah ketemu belom majalahnya?” kata rio tak sabaran
“sabar
sih” kata ify
Tiba-tiba
seorang perempuan datang ke rio dan asyik mengobrol dengannya
“hai
rioo” sapa seseorang tersebut
“loh?
Dea?” kata rio sangat kaget
“iya
yo, lama gak ketemuuuu” kata dea senang sambil langsun memeluk badan tegap rio
Tiba-tiba
ify datang dann..
‘DEG’
jantung ify seperti berhenti berdetak melihat rio dipeluk seorang perempuan. Ia
pun langsung pergi menuju toilet dan menangis sepuasnya sambil melihat
handphonenya, siapa tahu ro panik dan langsung menelponnya.
Namun
dugaannya salah besar. Rio sama sekali tidak menghubunginya bahkan me-linenya.
Pasti rio sudah asik dengan cewek itu. Begitulah yang ify pikirkan. Tak mau
ambil pusing ia pun langsung pulang menuju rumah tercinta.
Setelah sampai di rumahnya..
“halo
ify pulang” dengan waja lesu
Samar-samar
ify melihat bayangan seorang laki-laki
“WOY
LO SIAPAAAA? MALINGG MALINGGGG!!!!!” teriak ify lalu langsung menghampir lelaki tersebut
BUK
BUK BUK ify memukuli leki-laki tersebut
“ify
ifyyy yaampun sadar fyy ini gue cakkaa kakak loo” kata lelaki tersebut yang
ternyata bernama cakka
“HAHH
KAK CAKKAAAAAAAAA?????!!?!?!?!!?!?! KAPAN PULANG KAAA??!?!?!?!” kata ify gak
nyelo
“Yaelah
Fy selo kale ngomongnyaa” kata cakka gemas “gue baru pulang tadi pagi fy”
Ya
cakka. Cakka Kawekas Nuraga adalah kakak kandung yang amat sangat amat sangatttt disayangi ify yang kuliah
di Amerika namun tak disangka cakka kembali ke rumah ify karena kuliahnya
memang sudah seleesai, namun surprise bagi ify yang memang tidak tau (kakak
sendiri fy-_-)
“kaa
ify kangen sama kakak” lirih ify lalu menubruk cakka dan memeluknya sambil
menangis. Jelas itu wajar karena sudah hampir 6 tahun Cakka berkuliah di
Amerika dan jarang sekali berlibur ke Indonesia.
“fyy
udah dong jangan nangis lagii kakak juga kangen sama kamu fy” balas cakka
sambil mengusap rambut ify dengan penuh kasih sayang.
Setelah
itu cakka langsung sibuk mengambil satu katong besar oleh oleh untuk ify dan
satu kantong besar juga untuk deva yang belum pulang sekolah karena ada latihan
basket.
“fy
ini ada oleh oleh buat kamu” kata cakka, lalu memberikan satu kantong untuk
ify. Mata ify berbinar-binar melihatnya dan langsung membuka kantong itu.
Terlihatlah isinya. Isinya ada sepatu Vans berwarna biru tosca warna kesukaan
ify, berbagai macam baju dan celana/rok bermerek, 5 jam swatch bermotif lucu, 2
tas branded berwarna pastel, 3 bungkus kitkat berbagai rasa, 3 kotak oreo soft
cookies, 2 kerdus nutella go, dan barang serta makanan makanan asik lainnya.
Langsung saja ify memeluk kakaknya lagi dengan penuh sayang dan rasa
berterimakasih yang amat sangat besar. Cakka pun membalas pelukan ify sambil
mengacak rambutnya.
Adegan
kakak beradik itu berlangsung agak lama hingga mereka tak menyadari ada sepasang
mata yang sudah menatap mereka panas.
*Rio
POV*
Hahhh
gak nyangka banget bisa ketemu dea. Sekarang balik ah. Loh?! Tapi ifynya mana?
Yah kayanya dia ngambek nih sekarang, pasti udah pulang. Gue ke rumahnya dia
aja deh
Karena
sudah terbiasa di rumah ify dan rio sudah diterima dengan baik pun sesampainya
di rumah ify ia langsung membuka pintu dan masuk rumah ify. Namun hanya sebuah
adegan yang dilihatnya dan berhasil membuat tubuhnya membatu.
Panas
Panas
Hanya
panas yang gue rasain melihat gadis pujaan gue memeluk-dan dipeluk oleh lelaki lain. Inikah yang
dinamakan cemburu? Siapa lelaki itu.
Pengen sih gue hajar. Tapi gue sadar. Gue siapanya dia? Pacar juga bukan kok.
Trus hak gue buat marah apa? Yaudah gw pulang aja. Udah badmood.
Kesokan harinya, adalah hari Sabtu. Hari untuk
bersenang senang. Namun tidak bagi ify dan rio. Keduanya masih sama-sama
memikirkana kejadian yang terjadi kemarin.
Ify
memilih untuk berdiam diri di kamarnya dan mengasyikan diri bermain game
sedangkan rio asik menggenjreng genjreng gitarnya.
--
“fyy,
boleh kakak masuk?” kata seseorang di depan kamar ify
“ka
cakka ya? Masuk aja” balas ify
Cakka
pun langsung membanting dirinya di kasur king size bersepraikan biru tosca di
kamar ify.
“fy
jalan yuk? Kita sama-sama refreshing aja”
“hm
yaudah deh kak. Mau kemana emangnya?”
“gimana
kalo dufan? Kakak udah lama banget gak kesitu. Tapi kalau nanti ada yang nyadar
kamu artis?”
“gak
masalah kali kak”
“ok
dufan ya?”
“boleh
deh kakk, tapi aku ajak sivia alvin juga ya? Biar seru kak”
“sip
deh, kamu siap siap ya nanti jam 9 di
ruang makan” kata cakka mengakhiri pembicaraan tersebut lalu kembali ke
kamarnya sedangkan ify sibuk menelpon alvin dan sivia.
Untung
saja alvin dan sivia bisa ikut ke dufan sehingga jam 8.30 mereka sudah berkumpul di ruang tamu ify sambil
menunggu cakka.
“fy
lo apa deh ganggu waktu gue sama via aja” gerutu alvin kesal. Karena saat
mereka sedang makan di sebuah restoran ify menelponnya dan menyuruhnya ikut ke
dufan
“yauda
sih vin-_-“ kata ify geregetan
“ify
maafin alvin ya, emang mulutnya kayak gitu” kata via
“iyadeh
tapi gue tetep kesel sama alvin hehe” balas ify nyengir
“yah
fy ntar gak gue kasih pj lo” kata alvin
“HAH
PJ?! LO BERDUA JADIAN?!” Teriak ify heboh. Teriakan ify tsb jelas membuat alvin
dan sivia salting dan blushing.
“pj
gak mau tau ya” sindir ify bercanda
Tiba
tiba kak cakka turun dari atas, dan tentu saja itu menyelamatkan nyawa sivia
dan alvin.
“YOK
BERANGKAT” teriak cakka heboh
Mereka
pun langsung menaiki Nissan X-Trail abu-abu milik Cakka yang langsung melesat
ke dufan.
**
Sementara
di tempat lain, Rio sedang bertelpon dengan seseorang
“Rio
ayolah kapan lagi kita kesana berduaan aja?” kata dea memaksa
“gamauah”
kata rio
“kalau
nggak aku bunuh diri nih yo. Dan ingat dea tidak pernnah main-main dengan
ucapannya”
“hah?!
I..i..ya de, kita ke dufan sekarang, ketemuan disana”
Bersambunng....
#PS: Twitter @teecerpen. comment dan kasih saran di sana ya! :--)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar