Ini Part 4 nya ya!!
**
Sesampainya
di dufan, ify dkk segera bermain. Dari mulai permainan halilntar, kicir-kicir,
tornado, arung jeram, niagara, rumah kaca, dan lain lain. Hingga akhirnya
mereka semua pun lapar.
“fy,
gue laper nih, ajakin yang lain makan dong” kata via
“ah
vi pikiran lo makanan terus” ejek ify
“ah
bodo” kata via
“yaudah,
ka cakka, alvin makan dulu yuk, KFC aja ya!” kata ify
“okee,
berangkat vi!” kata cakka antusias
Saat
mereka berjalan menuju KFC, ify tak sengaja menabrak seseorang
BRUKK
“eh
aduh maaf yaa, aku gak liatt” kata ify bersalah sambil membersihkan celananya
dibantu cakka
“iya
gue juga” kata suara berat yang tak asing lagi bagi ify. Saat mereka berdua
bertatapan
“Rio?!/Ify?!”
kata mereka barengan
“rio
lo ngapain?” tanya ify
“lagi
jalan sama dia aja” kata rio sambil menunjuk dea “lo ngapain fy? Oh ya, dia
siapa?” tanya rio sambil melirik sinis ke cakka
Sejenak
ify bingung “lagi jalan aja, sama dia. Dia eng..eng.. dia...dia pacar gue” kata
ify cepat dan berhasil membuat cakka melebarkan matanya. Saat cakka ingin
bertanya ify sudah duluan meremas tangan cakka dan cakka menganggapnya sebagai
kode, sehingga cakka pun diam saja. (duh cakka pengertian banget ya..)
“hah?!”
tampak jelas sekali kekagetan di air muka rio. Belum sempat rio bertanya kepada
ify lagi, dea sudah menarik tangan rio
“sayangg
ayo kita main lagii” kata dea manja dan rio terpaksa jalan dengan tatapan
kosong
Setelah
rio pergi, ify dkk langsung pergi berjalan lagi ke KFC. Di perjalanan cakka
hanya bisa merangkul ify yang sudah lemas semenjak dea memanggil rio dengan
sebutan ‘sayang’. Sesampainya di KFC cakka pun tidak menanyakan hal itu dan
mereka makan. Setelah makan dan ify tenang cakka baru menanyakan.
“sekarang
ceritain semuanya ke gue” kata cakka menatap ify
Sivia
pun yang sudah mengetahui masalah ify langsung menceritakannya ke cakka dengan
lengkap. Dari mulai kedekatan ify dan rio, rio tiba-tiba bertemu dea, dan
terkadang alvin lah yang melengkapkan cerita sivia. Cakka pun mengerti, dan
mengusulkan untuk pulang.
Selama
di mobil ify hanya diam dan bersender di pundak cakka di kursi belakang karena
alvin menawarkan untuk menyetir mobil di depan bersama sivia. Isakan isakan
kecil ify mulai terdengar dan itu membuat cakka kawatir dengan adik perempuan
kesayangannya.
“fy
kalau lo mau, lo boleh kok pake gue sebagai pacar bohongan lo kapan aja, untuk
ngebuktiin cinta rio sebenarnya” kata cakka bijak dan ify hanya mengangguk.
Besoknya,
ify hanya berdiam diri di kamar dan tidak mau keluar
“ify,
makan dulu fyy, kakak udah masak khusus buat kamu” kata cakka dari luar kamar
Sekarang,
cakka lah yang bertugas menjaga ify karena papa dan mama sedang ada kerja di
Thailand sedangkan deva sedang sibuk mengurus OSIS sehingga kadang berangkat
pagi dna pulang sore.
Tiba-tiba
ify keluar kamar dengan mata panda
“kak
cakka, nanti kalau misalnya rio datang ke rumah dan ngeliat kakak bilang aja
kakak lagi main kesini, trus bilang ify gak mau diganggu.”
Namun belum sempat cakka menanyakan alasannya, ify sudah tiba-tiba pingsan.
Namun belum sempat cakka menanyakan alasannya, ify sudah tiba-tiba pingsan.
Cakka pun langsung
panik
“biii tolong bi, ify
pingsann, siapin mobil cepett” kata cakka yang sudah panik
“siap den” kata bibi
juga ikutan panik
Cakka pun segera
membopong tubuh ify dan membawanya ke rumah sakit
Sampai di RS ify pun langsung ditangani dokter.
Setelah dokter keluar cakka langsung berdiri
“dok gimana keadaan
adik saya?”
“adik kamu tidak
apa-apa ia hanya stress dan kurang tidur. Apa dia ada masalah?” tanya dokter
“memang ada sih dok,
tapi saya tidak nyangka bisa sampai pingsan gini” kata cakka lemas
“kalau bisa suruh dia
agar tidak terlalu stress dan menjaga pola makannya, dan kamu sudah boleh
menjenguknya” kata dokter itu sambil tersenyum
“terimakasih dok” kata
cakka
Dokter itu pun langsung
pergi ke ruangan kerjanya.
Cakka pun langsung
terduduk lemas di kursi. Ia segera menelpon sivia
“vi, tadi ify pingsan,
sekarang lagi di rumah sakit darma husada, lo boleh bilang alvin, shilla, iyel.
Tapi jangan bilang rio. Itu permintaan ify, dia gamau diganggu rio” kata cakka
“HAH?! IFY? Yaudah kak
gue langsung kesana bareng shilla iyel alvin ya, tunggu aja” kata sivia panik
“oke” kata cakka
memutuskan sambungan telpon dan masuk ke kamar rawat ify, ternyata ify baru
sadar
“kak, gue d..dimana?”
kata ify lemah
“kamu jangan banyak
omong dulu ya fy, tadi kamu pingsan. Kata dokter kamu jangan terlalu stress.
Aku udah nyuruh teman-teman kamu dateng” kata cakka
Seketika mata ify
membulat dan tangannya gemetar
“tapi rio nggak kok”
lanjut cakka yang mengerti dan membuat ify menghela napas lega.
“kak, tolong jangan
bilang rio aku sakit ya, mungkin aku ijin sekolah selama seminggu dulu. Aku
gamau ketemu dia dulu”
“tap..tapi fy..”
“plis kak” mohon ify
dengan tatapan memelas sehingga cakka hanya bisa menganggukan kepalanya
Lalu sampailah sivia
dkk di kamar rawat ify
“IFYY LO KENAPA
YAAMPUNN” via dan shilla malah teriak teriak heboh gajelas sambil menaruh
parcel buah-buahan di meja. Sementara kedua cowok mereka malah asyik ngobrol
sama cakka
“yaelah lebay banget
deh kalian” kata ify berusaha tersenyum. Walau sulit.
“yagimana kita gak
panik sih fy, lo kan lagi ada masalah terus tiba-tiba pingsan gitu, kan kita
jadi panik.
Padahal biasanya lo juga gak pernah masuk rumah sakit gini. Kita
jadi panik banget pas kak cakka nelpon lo” cerocos shilla panjang lebar dan
diangguki via
“buset ceramah bu?”
ejek ify ke shilla. Padahal biasanya shilla kalem kalem aja deh.
“hh gak mulai deh fy”
sungut shilla
“hahah iya deh
shillongg” kata ify sambil mencomot satu buah wafer coklat kesukaan ify namun tak disangka ify langsung muntah.
Untung sudah disediakan baskom disebelah kasur ify. Seketika ify langsung lemas
“kak cakkkaa ify
muntahh” panik via
“hah?” kata cakka
langsung mendatangi kasur ify.
“fy mendingan kamu
istirahat dulu ya fy.. tidur sekarang ya..” kata cakka tak tega.
Ify hanya mengangguk.
‘pasti lambungnya belom
mau nerima makanan’ kata cakka dalam hati.
Tiba-tiba iPhone cakka
bergetar
1 new line.
**
Agni T = cakkaa lg
dimana kamu? Hehe kangen
Cakka terseyum. Agni
adalah pacar cakka sejak 2 tahun lalu di Amerika. Namun seperti cakka ia sudah
menyelesaikan kuliahnya dan kembali ke Indonesia. Sekarang ia ada di apartemen
nya di daerah Sudirman.
Cakka pun mengetikan
balasan
Cakka N = halo sygg.
Aku lagi di RS Darma Husada... kamu dimana? Aku lebih kangen sama kamuu
Agni T = hah? Siapa yg
sakit kka? Aku laggi di apartemen ajaa lagi nonton TV. Masa sih? :D
Cakka N = ituu adekku,
ify. Tau kan? Dia pingsan tadi pagi. Iyalah aku kangen :p
Agni T = ohh yaudah gws
buat ify yaa. Salam dari Agnii. Udahan
dulu ya sygg. Aku mau makan dl. Bye kkaa :*
Cakka N = Byee :*
(so sweet b a n g e t)
**
Setelah ber-line-an ria
sama Agni. Cakka pun beranjak tidur. Tentu sebelumnya ia sudah meyuruh
teman-teman ify pulang dan ia juga sudah menelpon orang tua nya, lalu deva
untuk membawakan baju cakka dan ify.
Bersambung...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar